Under categories of
Development, Joe User
|
Comments
(0)
Banyak yang bertanya kenapa gue tidak nyebur di Java. Alasannya cukup sederhana, karena gue tidak pintar Java walaupun waktu kursus mendapat ijazah "High Distinction". Gue pribadi lebih banyak membuat program di area web, jadi gue butuh alternatif selain Java dan PHP. Gue memang ASP classic developer yang selalu menggunakan VBScript dibandingkan dengan JScript.
In my opinion, Java itu raksasa yang nggak ketulungan besarnya dan setiap belajar pasti ada framework muncul yang umumnya ada huruf J sebagai awalan atau akhiran. Melihat itu semua, gue keok ... karena beban belajar yang begitu berat, akhirnya gue tetap di ASP Classic hingga belajar PHP pada tahun 2003 pertengahan dan kedua bahasa itu langgeng digunakan.
Pada tahun 2004 akhir gue berkenalan dengan C# (C Sharp) dan suka dengan konsepnya yang mirip seperti Java tapi tidak bloated / terlalu memberatkan. Kedua - duanya merupakan bagian dari ByteCode programming type. Dua - duanya berdiri di atas virtual machine dan dua - duanya datang dari dua perusahaan raksasa yaitu Microsoft dan Sun. Peran C# dalam hidup programming gue lebih besar daripada Java dalam memahami Object Oriented Programming.
Open Source diserukan, semua PC tidak pakai produk Microsoft. Okey, gue paham dan berita gembiranya ada saudara Microsoft .NET Framework yang mengijinkan C# bisa dikompile dan dijalankan yaitu mono. Perkembangan bahasa C# cukup signifikan walaupun secara fundamental sudah bisa dikatakan hampir matang.
Tidak jarang, programmer yang biasa di Java atau ASP Classic atau PHP mengalami kesulitan untuk berpindah ke pola pikir .NET Framework. Pada intinya .NET Framework itu nggak sesulit yang dibayangkan malah mengasyikkan. Katakan NetBeans sebagai tools untuk Java, maka Visual Web Developer Express sebagai jawabannya.
Gue pribadi membatasi diri agar tidak menguasai lebih dari dua mainstream language, jadi hanya C# dan PHP. Karena secara syntax hampir mirip dan tidak membingungkan untuk pindah kanan kiri. C# bahasa yang akan datang untuk komersial? mungkin saja, kenapa tidak?. Waktu belajar adalah kendala utama bagi kebanyakan developer dan sering kita butuh pemasukan untuk makan.
Gue juga nggak terlepas dari masalah ideologi, ya khan? jadi lumrah tapi jangan fanatik banget kaleee, jeng ... wekakakak